Miftakhul Maarif

Bagi Miftakhul Maarif atau yang cukup disapa dengan Pak Arif, datang ke Australia tidak hanya membawa fisik tubuh saja namun juga membawa identitas bangsa. Sejak kedatangannya di benua kangguru ini beliau mencari kira-kira apa yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan ciri khas ke-Indonesiaan. Pilihan beliau kemudian jatuh pada jenis musik keroncong sebagai alternatif ciri khas bangsa meski terasa nada kekhawatiran beliau akan lunturnya kecintaan generasi muda Indonesia terhadap seni musik keroncong.

“Begitu masuk Brisbane musik keroncong inilah yang bisa saya kembangkan sebagai ciri khas bangsa supaya keroncong tidak diaku-aku oleh Negara lain”, tutur Pak Arif.

Bagi Pak Arif idealisme dan konsistensi yang tinggi sangat diperlukan mengembangkan seni musik keroncong. Saat mulai mengembangkan dan memperkenalkan komunitas Buaya Keroncong Brisbane (BKB) dengan dibantu beberapa rekan sejawat yakni Lulu Hendri dan Yosi Agustiawan, latihan keroncong hanya berbekal alat musik akustik sederhana berupa gitar, harmonika dan ukulele saja. Namun secara perlahan Pak Arif dan kawan-kawan melengkapinya dengan instrument musik dan sound system yang lebih baik dari waktu ke waktu meski hanya bertempat di sebuah gudang di bawah tempat tinggalnya.

GI_Maarif-0196_losize

“Mau tidak mau sebisanya kami memperkenalkan keroncong dan harapannya bisa menjadi pintu masuk untuk musisi keroncong di tanah air untuk tampil di Brisbane”, jelas Pak Arif.

Kehadiran BKB tentu saja menambah semarak berkesenian dan kerinduan komunitas Indonesia di Brsibane akan seni musik keroncong. Antusiasme yang terasa tidak hanya datang dari rekan-rekan BKB dan warga Indonesia saja akan tetapi juga datang dari warga Australia atau komunitas pelajar Internasional dengan mengundang BKB sebagai salah satu pengisi acara.

GI_Maarif-0189_losize

Meski saat ini Pak Arif telah kembali ke tanah air Indonesia dan kegiatan BKB masih vakum untuk sementara waktu, namun kehadiran BKB telah memberi warna tersendiri akan eksistensi musik keroncong. Dengan demikian kehadiran BKB tetap selalu dirindukan di Brisbane.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s