Relawan TIK Banten Perluas Edukasi Literasi Digital ke Sektor Pendidikan Nonformal di Tangerang
5 mins read

Relawan TIK Banten Perluas Edukasi Literasi Digital ke Sektor Pendidikan Nonformal di Tangerang

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Kabupaten Tangerang — Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Provinsi Banten memperluas jangkauan edukasi literasi digital ke sektor pendidikan nonformal dengan menggelar kegiatan bagi warga belajar baru di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himata, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Relawan TIK Goes to School (REGOS) Tahun Pelajaran 2026/2027.

Langkah tersebut menegaskan komitmen Relawan TIK Provinsi Banten bahwa penguatan literasi digital tidak hanya menyasar sekolah dan madrasah, tetapi juga lembaga pendidikan kesetaraan yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Berbeda dengan kalender pendidikan formal, PKBM Himata baru melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Studi (MPLS) pada awal Agustus 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membekali warga belajar dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara aman, cerdas, etis, dan produktif.

Sebanyak 40 warga belajar dari jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif menyimak materi, berdiskusi, serta berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi digital di ruang belajar PKBM Himata yang telah berdiri sejak 2007.

Ketua Relawan TIK Provinsi Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, mengatakan pendidikan kesetaraan memiliki posisi yang sama pentingnya dengan pendidikan formal dalam membangun masyarakat yang berdaya saing di era digital.

“Melihat semangat teman-teman warga belajar di PKBM Himata menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya. Di tengah berbagai keterbatasan, mereka tetap memilih melanjutkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik. Ini adalah bukti bahwa kesempatan belajar tidak pernah mengenal batas usia maupun latar belakang,” ujar Taufiq.

Menurutnya, literasi digital menjadi kompetensi yang wajib dimiliki seluruh masyarakat karena internet kini telah berkembang menjadi sumber belajar, sarana meningkatkan keterampilan, hingga membuka peluang ekonomi.

“Ilmu dan keterampilan kini dapat diakses dengan mudah melalui internet. Karena itu, literasi digital menjadi bekal penting agar teknologi dimanfaatkan secara bijak, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan. Tetap semangat menempuh pendidikan melalui PKBM. Kalian adalah orang-orang hebat yang memilih bangkit dan menolak stigma putus sekolah,” katanya.

Kepala PKBM Himata, Madsoni, mengapresiasi kehadiran Relawan TIK Provinsi Banten yang telah memberikan edukasi kepada warga belajar. Menurutnya, literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat mampu memanfaatkan internet sebagai sumber ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

“Terima kasih kepada Kang Taufiq yang telah berbagi ilmu di PKBM Himata. Dulu tempat ini hanya berupa gubuk saung sederhana, alhamdulillah sekarang sudah memiliki bangunan permanen yang layak dan telah meluluskan puluhan angkatan. Kami berharap kehadiran Relawan TIK dapat memotivasi warga belajar agar semakin semangat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif,” ujar Madsoni.

Ia juga mengingatkan para warga belajar agar tidak pernah kehilangan harapan dalam menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup, memperluas peluang kerja, dan membentuk karakter yang baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri 28 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXIII Kelompok XI Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang yang sedang menjalankan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sindangsono.

Ketua Kelompok XI KKN UNIS Tangerang, Hery, mengatakan kegiatan di PKBM Himata memberikan pengalaman berharga mengenai pentingnya pendidikan kesetaraan sekaligus penguatan literasi digital di tengah masyarakat.

“Kunjungan ini membuka mata kami tentang besarnya peran pendidikan kesetaraan bagi masyarakat. Semangat para warga belajar sangat menginspirasi. Kami berharap kolaborasi bersama Relawan TIK dapat mendorong masyarakat Desa Sindangsono semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup,” ungkap Hery.

Menurutnya, penguatan literasi digital secara berkelanjutan menjadi langkah penting agar masyarakat mampu menyaring informasi, terhindar dari hoaks, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif.

Salah seorang warga belajar Paket C, Hafidz, mengaku mendapatkan wawasan baru setelah mengikuti edukasi tersebut. Ia mengaku tertarik mendalami digital marketing sebagai bekal mengembangkan usaha di masa depan.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Saya jadi tertarik belajar digital marketing lebih dalam. Seperti yang disampaikan Kang Taufiq, kita harus menjadi masyarakat yang cakap digital, bukan hanya menjadi pengguna internet, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Sekarang saya mulai berpikir produk apa yang bisa saya pasarkan melalui internet,” ujar Hafidz.

Melalui kegiatan di PKBM Himata, Relawan TIK Provinsi Banten menegaskan komitmennya memperluas edukasi literasi digital hingga menjangkau sektor pendidikan nonformal. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang inklusif, adaptif, serta siap menghadapi tantangan transformasi digital. (*)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *