Banteng Banten Bidik Juara Soekarno Cup 2026, Wanto Sugito Tekankan Disiplin
6 mins read

Banteng Banten Bidik Juara Soekarno Cup 2026, Wanto Sugito Tekankan Disiplin

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Kota Tangsel — Banteng Banten FC membidik gelar juara Soekarno Cup 2026 setelah 25 pemain yang terdiri dari 20 pemain U-17 dan lima pemain senior diberangkatkan ke Surabaya, Sabtu (8/8/2026) malam. Dalam pelepasan tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, menekankan pentingnya disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas sebagai modal utama untuk meraih kemenangan.

Pelepasan skuad Banteng Banten berlangsung di DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan. Jajaran pengurus partai, anggota legislatif, manajemen, tim pelatih, serta orang tua pemain turut hadir memberikan dukungan sebelum rombongan bertolak menggunakan bus menuju Surabaya.

Wanto Sugito mengatakan, keikutsertaan Banteng Banten dalam Soekarno Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan sekaligus membawa nama Provinsi Banten ke panggung sepak bola nasional.

“Ini bukan sekadar melepas tim sepak bola. Anak-anak kita berangkat membawa semangat, harapan, dan keyakinan untuk membawa nama baik Provinsi Banten,” kata Wanto.

Wanto Sugito Tekankan Disiplin

Wanto optimistis Banteng Banten mampu bersaing dalam turnamen tersebut. Keyakinan itu didasarkan pada persiapan yang telah dijalani tim selama beberapa bulan.

Menurutnya, terdapat tiga fondasi yang harus terus dijaga para pemain untuk mengejar kemenangan, yakni latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim.

“Kalau ingin menang, ada tiga hal: latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim. Saya melihat tiga hal itu sudah ada di Banteng Banten,” ujarnya.

Wanto menegaskan, target juara tidak boleh berhenti sebagai slogan. Ambisi tersebut harus diterjemahkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menjalani setiap pertandingan.

Ia juga meminta pemain percaya terhadap kemampuan tim, tetapi tetap rendah hati ketika menghadapi lawan.

“Kalau kita punya keinginan yang kuat dari dalam hati, alam semesta akan membantu mewujudkannya. Tetapi cita-cita besar harus dibarengi usaha yang sungguh-sungguh,” katanya.

Sebelum keberangkatan, Wanto juga menyampaikan tiga pesan kepada skuad Banteng Banten.

Pertama, menjaga sportivitas. Ia meminta pemain mengejar kemenangan dengan cara yang fair dan terhormat.

“Kita ingin menang, tetapi menanglah dengan cara yang terhormat. Sportivitas harus tetap dijaga,” tegasnya.

Kedua, menjaga kekompakan. Wanto mengingatkan bahwa atmosfer pertandingan di Surabaya akan berbeda dengan laga-laga uji coba yang telah dijalani. Tekanan mental dan psikologis harus dihadapi bersama sebagai sebuah tim.

Ketiga, memberikan kemampuan terbaik. Menurut Wanto, kesempatan tampil di level nasional harus dimanfaatkan para pemain untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

“Tahun ini Banten bisa mengirimkan tim terbaik. Karena itu, berikan kemampuan terbaik kalian,” ujarnya.

Seleksi Ratusan Pemain

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, mengatakan pembentukan Banteng Banten telah dimulai sejak Mei 2026.

Ratusan pemain muda dari berbagai wilayah di Banten mengikuti proses seleksi. Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi dan latihan, terpilih 25 pemain yang kemudian dipersiapkan secara intensif menghadapi Soekarno Cup 2026.

“Setelah proses panjang, Alhamdulillah, inilah 25 putra terbaik Banten yang akan membawa nama Banten di Soekarno Cup 2026,” ujar Abraham.

Sejak awal Juli, para pemain menjalani training camp dengan tinggal dan berlatih bersama. Program tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga untuk membangun kekompakan dan mental bertanding.

Banteng Banten juga menjalani sejumlah laga uji coba untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum turnamen.

Dari sisi teknis, tim diperkuat head coach berlisensi A, asisten pelatih berlisensi, serta masseur dan tim medis bersertifikat. Seluruh tim dan ofisial juga telah terverifikasi dan terdaftar dalam Soekarno Cup 2026.

Hadapi Runner-up Soekarno Cup 2025

Ujian pertama Banteng Banten sudah menanti. Pada 11 Agustus 2026, mereka dijadwalkan menghadapi Banteng Bali, runner-up Soekarno Cup 2025, di Lapangan Thor Surabaya.

Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi skuad Banten setelah menjalani proses seleksi dan persiapan selama beberapa bulan.

Para pemain dituntut menerjemahkan hasil latihan ke dalam pertandingan, mengubah kekompakan menjadi kekuatan, serta menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan kompetisi.

Abraham berharap seluruh proses panjang yang telah dijalani Banteng Banten dapat berbuah prestasi.

“Doakan dan dukung anak-anak kita. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa Piala Soekarno Cup, dan membawa Banten menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2027,” ujarnya.

Bukan Sekadar Kompetisi

Keberangkatan Banteng Banten juga menjadi bagian dari perhatian PDI Perjuangan Banten terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda.

Kehadiran jajaran pengurus partai dalam pelepasan menjadi bentuk dukungan terhadap tim sekaligus menunjukkan sepak bola sebagai salah satu ruang pembinaan talenta dan karakter anak muda di daerah.

Soekarno Cup mengusung semangat Nation and Character Building. Karena itu, kompetisi tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, gotong royong, dan pembentukan karakter.

Bagi Banten, keikutsertaan Banteng Banten menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan sekaligus menunjukkan potensi sepak bola muda daerah di level nasional.

Pelepasan skuad Banteng Banten turut dihadiri sejumlah jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan, di antaranya Iwan Rahayu, Adi Surya, Asep Rachmatullah, Nia Purnamasari, Gatot Wibowo, Christopher Sebastian, Wawan Sumarwan, Yeremia Mendrofa, Gesuri Mesias Bintang Merah, Muhlis, dan Bambang Janoko. (*)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *